ASEANAPOL Mendorong Upaya Regional dalam Memerangi Penipuan Secara Daring Melalui Pengembangan Kurikulum ASCOT
17 June 2026
Semarang, Indonesia | 15–17 Juni 2026
Sekretariat ASEANAPOL, diwakili oleh Direktur Eksekutif Pembantu Kolonel Polisi Dr. Kongkrissada Kittithiraphong sekaligus Direktur untuk Perencanaan dan Program Kolonel Polisi Jean Mary Mangahis, Berpartisipasi dalam… Workshop Pengembangan Kurikulum Tim Penanggulangan Penipuan ASEANAPOL Scam Combat Task Force (ASCOT) Diselenggarakan di Jakarta Centre for Law Enforcement Cooperation (JCLEC), Semarang, Indonesia, dari tanggal 15 hingga 17 Juni 2026..
Workshop tersebut mengumpulkan para praktisi penegakan hukum yang berpengalaman serta para ahli di bidang terkait. Thailand, Singapura, Indonesia, Brunei Darussalam, dan Malaysia, Selain itu, hadir pula perwakilan dari sektor swasta untuk mengembangkan kurikulum pelatihan yang praktis, dengan tujuan memperkuat respons kolektif ASEAN terhadap penipuan daring dan kejahatan yang dilakukan melalui teknologi siber..
Seiring dengan terus berkembangnya sindikat penipuan online yang memperluas operasinya melintasi batas negara, memanfaatkan platform digital, sistem keuangan, serta komunitas yang rentan di seluruh kawasan, lembaga penegak hukum ASEAN semakin membutuhkan respons operasional yang terkoordinasi dan kemampuan penyelidikan yang lebih baik..
Mengenali tantangan ini, para peserta bekerja sama untuk mengidentifikasi pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi operasional yang diperlukan oleh penyelidik serta personel operasional yang terlibat dalam memerangi jaringan penipuan online. Bidang-bidang utama yang menjadi fokus antara lain penyelidikan berbasis intelijen, penyelidikan keuangan dan pelacakan aset, pengumpulan bukti digital, analisis penipuan online, koordinasi lintas negara, identifikasi dan perlindungan korban, serta kerja sama antara sektor publik dan swasta..
Workshop ini merupakan langkah penting dalam pengembangan ASCOT sebagai inisiatif pembangunan kapasitas regional yang bertujuan untuk mendukung negara-negara anggota ASEAN dalam menghentikan dan membongkar sindikat penipuan transnasional. Selain penyelenggaraan pelatihan, ASCOT juga berupaya memperkuat kerja sama operasional, memfasilitasi pertukaran pengetahuan dan praktik terbaik, serta mempromosikan pemahaman bersama mengenai ancaman penipuan yang muncul di seluruh kawasan..
Sekretariat ASEANAPOL menganggap inisiatif ASCOT sebagai kontribusi penting terhadap pelaksanaan Deklarasi Bangkok serta upaya berkelanjutan ASEANAPOL untuk meningkatkan kerja sama regional dalam memerangi penipuan secara online. Dengan berinvestasi pada sumber daya manusia, memperkuat kemampuan operasional, dan mempromosikan kerjasama yang lebih erat antara lembaga penegak hukum serta pihak-pihak terkait, ASEANAPOL bertujuan untuk mendukung tindakan yang lebih efektif dalam memerangi jaringan kriminal yang mengancam keselamatan masyarakat di seluruh wilayah Asia Tenggara..
Sekretariat ASEANAPOL menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus kepada… JCLEC, “the” adalah artikel yang digunakan untuk merujuk pada benda, orang, atau hal tertentu. Contohnya: “The book on the table is mine.” (Buku di atas meja itu milikku.) Kepolisian Federal Australia, Para ahli yang berpartisipasi, serta semua mitra pendukung, atas kontribusi berharga mereka terhadap inisiatif penting ini..
"Berpikir dengan visi yang jelas. Bertindak dengan kesatuan yang erat. Memberikan hasil yang memuaskan.."
"Bersama-sama, kita menjaga kawasan ini tetap aman.."
English
Melayu
Indonesia
ภาษาไทย
Tiếng Việt
ភាសាខ្មែរ
ພາສາລາວ
မြန်မာ
Filipino
中文
Español
Русский