ASEANAPOL dan Freeland Memperkuat Kerja Sama untuk Menyelesaikan Jadwal Pelatihan TRIPOD-2
23 November 2024
calendar_today
23 November 2024
Pada tanggal 12 November 2024, Sekretariat ASEANAPOL bekerja sama dengan Freeland mengadakan pertemuan online untuk membahas jadwal sementara kegiatan-kegiatan dalam inisiatif TRIPOD-2. Inisiatif ini berfokus pada pelatihan terkait pemberantasan kejahatan terorganisir lintas negara (Counter Transnational Organized Crime/CTOC) guna memerangi perdagangan satwa liar. Pertemuan tersebut dihadiri oleh Direktur Eksekutif ASEANAPOL, David Martinez Vinluan, dan timnya. Sekretariat, yang terdiri dari:
– Dr. Bakri Zainal Abidin (Asisten Kepala Kepolisian);
– Letnan Kolonel Nguyen Huu Ngoc (Direktur Perencanaan dan Program);
– Azrul Hisham Mohd Shaffei (Kepala Staf Administratif dan Teknis);
– DSP Suresh Subramaniam (Petugas Perencanaan dan Program 1);
– DSP Abdul Hamid Abdul Hashim (Petugas Layanan Kepolisian 1);
– Nithia Perumal (Asisten Kepala Kepolisian)..
Pertemuan tersebut diprakarsai oleh Tuan Steven Galster dari Freeland Foundation, bekerja sama dengan Bureau of International Narcotics and Law Enforcement Affairs milik Departemen Luar Negeri Amerika Serikat. Pertemuan juga dihadiri oleh Nyonya Prerana Sethiya. Freeland menyampaikan pembaruan mengenai jadwal kegiatan TRIPOD-2, termasuk tanggal-tanggal pasti pelaksanaan acara pada tahun 2025. Tujuan pertemuan ini adalah untuk memperkuat kerja sama antara ASEANAPOL dan Freeland, dengan tujuan meningkatkan kemampuan aparat penegak hukum dalam menangani masalah perdagangan satwa liar yang semakin meningkat di Asia Tenggara..
Melalui kemitraan ini, beberapa kegiatan penting direncanakan untuk tahun 2025, antara lain sesi CTOC (Council on Tropical Oceanic Cooperation) di Hat Yai, Thailand, pada November 2024, diikuti oleh pelatihan CTOC, pertemuan kelompok penyelidikan khusus (Special Investigation Group/SIG), sesi pelatihan Detego, serta program pelatihan untuk eksekutif (Training for Executives/TFE) yang akan diselenggarakan di Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Laos. Kegiatan-kegiatan tersebut akan melibatkan polisi, lembaga penegak hukum lainnya, serta pemangku kepentingan sektor swasta yang terkait dalam upaya memerangi kejahatan terkait satwa liar..
Kolaborasi antara Sekretariat ASEANAPOL dan Freeland bertujuan untuk meningkatkan secara signifikan kemampuan wilayah ini dalam memerangi kejahatan terorganisir lintas negara, dengan fokus khusus pada penanganan perdagangan satwa liar..
"Bersama-sama, kita menjaga kawasan ini tetap aman."

English
Melayu
Indonesia
ภาษาไทย
Tiếng Việt
ភាសាខ្មែរ
ພາສາລາວ
မြန်မာ
Filipino
中文
Español
Русский