Penguatan Keamanan Siber Melalui Kemitraan Publik-Privat: Sekretariat ASEANAPOL Bekerjasama dengan EC-Council Global Services
01 March 2025
calendar_today
01 March 2025
Pada tanggal 18 Februari 2025, Sekretariat ASEANAPOL mendapat kehormatan untuk menyambut perwakilan dari EC-Council Global Services, yaitu Dr. Meisam Eslahi, Tuan Sumit Nigam, Tuan Shivkrishna Anilkumar, Tuan Aman Kumar, dan Nyonya Emma Zolkafli, di kantor pusatnya yang berlokasi di Kuala Lumpur. Mereka disambut dengan hangat oleh Direktur Jenderal Layanan Kepolisian, Senior Superintendent Huntal. Tambunan, di bawah pengawasan Direktur Eksekutif David Martinez Vinluan, bekerja sama dengan para pejabat dari Sekretariat..
Pertemuan tersebut berfungsi sebagai platform untuk memperkenalkan EC-Council Global Services, sebuah divisi dari International Council of E-Commerce Consultants yang merupakan lembaga sertifikasi teknis keamanan siber terbesar di dunia. Beroperasi di 140 negara, EC-Council merupakan pemilik dan pengembang berbagai program sertifikasi yang diakui secara global, antara lain Certified Ethical Hacker (CEH), Computer Hacking Forensics Investigator (CHFI), Certified Security Analyst (ECSA), dan Licensed Penetration Testing (Practical). Hingga saat ini, EC-Council telah melatih dan memberikan sertifikasi kepada lebih dari 380.000 profesional keamanan informasi di seluruh dunia, sehingga secara signifikan memengaruhi perkembangan bidang keamanan siber di berbagai industri dan organisasi..
Divisi Global Services dari EC-Council merupakan tempat berkumpulnya beberapa profesional keamanan informasi terkemuka di dunia. Dengan komitmen yang kuat terhadap keunggulan di bidang keamanan siber, divisi ini berspesialisasi dalam mengembangkan metodologi, kebijakan, serta layanan konsultasi keamanan untuk membantu organisasi menilai, memahami, dan mengelola risiko keamanan siber mereka secara efektif..
Diskusi tersebut memberikan kesempatan yang sangat baik untuk mengeksplorasi berbagai inisiatif terkait keamanan siber di kawasan ASEAN. Direktur Layanan Kepolisian memuji EC-Council Global Services atas paparan informasi yang mendalam dan mengakui keahlian mereka di bidang keamanan siber. Ia juga menunjukkan minat yang besar terhadap kemungkinan kerja sama, khususnya dalam penyelenggaraan program pelatihan untuk meningkatkan kapasitas personel kepolisian di negara-negara anggota ASEANAPOL..
Mengakui semakin kompleksnya sifat kejahatan transnasional, Sekretariat ASEANAPOL menekankan peran penting Kemitraan Publik-Privat (Public-Private Partnerships/PPP) dalam mendorong pendekatan yang melibatkan semua pihak terkait untuk memerangi ancaman keamanan yang muncul. Penguatan kolaborasi antara lembaga penegak hukum dan para ahli sektor swasta sangat penting untuk mengembangkan solusi inovatif, berbagi informasi, serta meningkatkan ketahanan kawasan terhadap ancaman siber. Sekretariat ASEANAPOL tetap komitmen untuk bekerja sama dengan organisasi-organisasi terkemuka seperti EC-Council Global Services guna memperkuat upaya kolektif dalam menangani kejahatan siber dan tantangan keamanan transnasional lainnya..
Pertemuan tersebut diakhiri dengan suasana yang positif dan penuh harapan; kedua belah pihak menyatakan antusiasme mereka terhadap kerja sama di masa depan yang bertujuan untuk memperkuat kemampuan keamanan siber di dalam lingkup ASEAN. Sekretariat ASEANAPOL berharap dapat memajukan kemitraan ini lebih lanjut, guna meningkatkan ketahanan regional terhadap ancaman keamanan siber serta mendorong respons yang terkoordinasi dan melibatkan berbagai pihak terkait terhadap kejahatan transnasional..
"Bersama-sama, kita menjaga wilayah ini tetap aman."
English
Melayu
Indonesia
ภาษาไทย
Tiếng Việt
ភាសាខ្មែរ
ພາສາລາວ
မြန်မာ
Filipino
中文
Español
Русский