Kunjungan oleh Freeland ke Kantor Sekretariat ASEANAPOL pada tanggal 2 Agustus 2022 pukul 11.00 pagi
03 August 2022
Pada tanggal 2…Nd Pada Agustus 2022, Sekretariat ASEANAPOL menerima kunjungan yang dipimpin oleh Bapak Steve Galster (Ketua Global Freeland), bersama dengan Mayor Jenderal Petcharat Sangchai (purnawirawan) dari Kepolisian Kerajaan Thailand (sebagai Pejabat Eksekutif Freeland-Thailand), dan Letnan Kolonel Teerapong Dunlayawijan (Analis Investigasi Keuangan) dari Kantor Pemberantasan Pencucian Uang Thailand. Mereka disambut dengan hangat oleh Direktur Eksekutif Sekretariat ASEANAPOL, Brigadir Jenderal Polisi Zaw Lin Tun; Direktur Urusan Perencanaan dan Program; Wakil Kepala Staf Administratif dan Teknis, Supt. Tang Yik Tung; Kepala Staf Administratif dan Teknis, Supt. Azrul Hisham bin Mohd Shaffei; Asisten Kepala Direktur (Intelejen/Investigasi Khusus); serta para perwira dari Sekretariat ASEANAPOL..
Kunjungan tersebut bertujuan untuk membahas kemungkinan kerja sama di masa depan, khususnya dengan ASEANAPOL, serta memberikan informasi mengenai Konferensi Regional tentang Perdagangan Satwa Liar dan Pemberantasan Pencucian Uang yang akan diselenggarakan pada tanggal 8.“th” bukanlah sebuah kata atau simbol yang memiliki arti yang jelas dalam bahasa Indonesia. Kemungkinan besar, ini merupakan kesalahan pengetikan atau entri yang tidak valid. Mohon periksa kembali teks Anda untuk memastikan bahwa semua elemen telah dimasukkan dengan benar. Hingga pukul 11…Maaf, saya tidak mengerti maksud dari kata “th” tersebut. Bolehkah Anda menjelaskan lebih lanjut apa yang ingin Anda tanyakan? Saya akan berusaha membantu Anda sebaik mungkin. Agustus 2022 di Bangkok; acara ini bertujuan untuk memperkenalkan berbagai upaya organisasi Freeland, baik di wilayah tersebut maupun di tempat-tempat lain..
Dalam presentasinya, Freeland menyoroti upaya peningkatan kapasitas para petugas di garis depan yang menangani kejahatan perdagangan satwa liar serta masalah pencucian uang yang terkait dengannya. Mereka juga menjelaskan berbagai program pelestarian satwa liar dan kerja sama antar-pihak dengan visi yang sama. Selain itu, Freeland memperkenalkan koleksi materi pelatihan dan alat yang terus berkembang untuk melawan perdagangan satwa liar; materi tersebut tersedia dalam berbagai bahasa dan disesuaikan dengan kebutuhan lembaga penegak hukum serta agensi-agen di negara-negara anggota ASEAN. Freeland juga membagikan kisah-kisah sukses mereka, termasuk pembentukan Tim/Grup Penyelidikan Khusus, serta pengembangan program pelatihan terkait pemberantasan kejahatan terorganisir transnasional (Counter Transnational Organized Crime/CTOC), yang dapat digunakan oleh ASEANAPOL untuk ditinjau, mendapatkan umpan balik, dan kemungkinan diaplikasikan dalam berbagai rencana dan programnya..
Freeland juga terus menganggap Sekretariat ASEANAPOL sebagai institusi penting dalam upaya global untuk memerangi perdagangan narkoba ilegal (Countering the Illicit Trade in Narcotic Drugs/CTOC). Oleh karena itu, mereka berharap dapat merencanakan acara-acara terkait secara koordinasi dengan Sekretariat ASEANAPOL, serta mendukungnya sebagai pelaksana utama dalam penyelenggaraan acara tersebut..
Dalam pertemuan tersebut, Freeland juga membagikan informasi mengenai sindikat perdagangan manusia, dan informasi ini akan disampaikan kepada otoritas terkait di negara-negara anggota ASEANAPOL (ASEAN Association of Police Forces). Kerja sama ini akan memungkinkan otoritas untuk membatasi tindakan kriminal yang dilakukan oleh sindikat-sindikat tersebut..
Sekretariat menyatakan kesediaannya untuk lebih lanjut menjajaki kerjasama dengan Freeland, dan mengusulkan berbagai opsi bentuk hubungan kerja, antara lain melalui penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) sesuai dengan pedoman yang ditetapkan oleh ASEANAPOL. Selain itu, Sekretariat juga berencana menyelenggarakan kursus pelatihan bagi semua anggota AMC (Asset Management Companies) berdasarkan kesepakatan bersama antara kedua organisasi tersebut..
Selain itu, Sekretariat menyampaikan ide kepada Freeland, yaitu untuk mendirikan basis data dan sistem analisis kejahatan guna memahami perkembangan serta tren kejahatan di tingkat regional. Sekretariat juga mengajak Freeland untuk memberikan informasi intelijen yang terkait dengan operasi penangkapan para pelaku kejahatan atau orang-orang yang buronan. Dengan informasi tersebut, Sekretariat dapat mengubahnya menjadi arahan yang konkret untuk pelaksanaan tindakan penanganan kejahatan..






English
Melayu
Indonesia
ภาษาไทย
Tiếng Việt
ភាសាខ្មែរ
ພາສາລາວ
မြန်မာ
Filipino
中文
Español
Русский